Awal mula suatu perubahan

Halo sobat kali ini mimin enggak lagi membahas seputar teknologi yaaaaa, mimin kali ini akan membahas seputar diri mimin, karena kemarin ada tuhh yang request seputar mimin dengan mantan mimin hehehe, maunya sih private aja ceritanya tapi ya mau gimana lagi pastinya besok cerita ini bakalan jadi directory tersendiri di daftar isi dengan label Motivasi, Mungkin didalam cerita ini mimin akan sedikit menambah bubuk cerita mengenai diri mimin sendiri agar sobat pembaca tidak bosan membacanya, Nanti banyak yang bertanya “Kenapa enggak dibikin video aja sih bang, kenapa harus bersifat cerita, kan gk asik kalo panjang panjang ceritanya”.
Oke kalau begitu disini mimin punya 2 alasan mengapa mimin enggak membuatnya dalam dokumentasi video
Yang pertama ialah mimin enggak pinter bikin video editing
Dan yang kedua karena pastinya mimin gk bakalan bebankan sobat dengan menonton video mukanya mimin berpuluh puluh menit :’D

Mungkin bisa yaaa mimin mulai ceritanya, tapi sebelumnya mimin saranin nihhhh siapin kopi atau teh beserta kawannya yaitu cemilan supaya sobat enggak bosen membaca cerita yang mimin bahas kali ini 😀

halo nama saya Hidayat umur saya masih terbilang muda yaitu 17 tahun, 4 tahun yang lalu sekiranya tahun 2016 mimin masih duduk dibangku Madrasah tsanawiyah atau MTS khususnya mimin masih kelas 2, nahhhh disini mimin tuhhh culunnn banget, mulai dari temen hingga guru enggak ada yang seneng sama saya, yahhh maklum saya kan orangnya suka diem, jadi disini mimin bisa di anggap kutu buku karena selalu dikucilkan 😀
nahhh didalam keterpurukan tersebut mimin kenal nihhh satu orang namanya Susan Ardianti ( Nama samaran ) saya kenal dia dari teman saya, dia sekolah di SMP yang bertetangga dengan kampung saya 😀
dia tuh orangnya tomboy suka bergaul sama cowo dan dia tuh orangnya bandel gk mw nurut sama kata orang tuanya
nah disini saya merasa tertarik untuk dekatin dia melalui media sosial Facebook, Di hari pertama saya chat dia dia gk bales, OWH tentu pastinya itu karena gk mungkin dong cewe langsung respon kalo di chat hehehe, tapi disini saya coba iseng iseng buat kepoin lebih dalam akunnya dan tiba pada akhirnya mimin dapet tuhhh dia suka di BL(Boom Like), langsung donggg saya BL dari postnya yang atas hingga bawah, Dan bisa dibayangkan chat saya dibales dong denngan ucapan “makasih BL nya”
nahhh disitu saya senang bisa bales chatnya dia dan mulai curhat dikit dikit sama dia tentang kehidupannya dia dan kesehariannya dia
mulai dari tanggal lahir hingga berapa mantannya dan banyak lagi dehhhh.
nahhh sekiranya 2 minggu berlalu,saya dan dia mulai dekat dan tumbuh yang namanya CINTA, owh iya disini mimin waktu itu masih kecil ya, jadi biasa lahhh masih bisa dibilang alay pada masa itu. Dan beberapa Minggu itu kita berdua setuju untuk tukaran akun Facebook
Dannnn yahhh banyak sihhh dia chattingan sama cowo, entah itu temannya atau sodaranya, tapi sih saya maklumin aja karena saya bukan siapa siapanya dia hehe, dan pada saat itu saya bilang sama dia “ini akun Facebookmu saya ganti ya sandinya biar enggak ada yang pake” dan di menjawab iya, langsung dehhh saya ganti sandinya, tapi gk selang beberapa lama saya lupa sandinya hehehe langsung dahhh saya minta maaf dan saya janji bakalan bikinin akun Facebook baru buat dia karena saya dulu enggak tau yang namanya mengambil akun hehehe.

setelah saya buatkan akun baru saya bisa lebih kenal sama dia donggg hehehe
mulai lah saya lebih serius sama dia dan selang beberapa hari setelah itu saya mencoba untuk mendapatkan hatinya sepenuhnya, ya bisa dibilang nembak cewe hehehe, dengan jari yang mengetik kesana kemari membalas chatnya, saya cuman mendapat balasan “hahaha kamu kok bercanda terus sihhh” dan saya jawab “hehehe saya lohh orangnya suka bercanda”
Nah setelah itu selang beberapa hari khususnya tanggal 10 bulan 11 saya coba lagi dehhh buat nembak dia lagi dan dia sih masih kayak sebelumnya dan saya bilang “kali saya serius” dan dia menjawab “Bener nihhh serius?….” lalu saya menjawab lagi “iya saya serius” dan bisa dibayangkan donggg dia balesnya apa hehehe “iya aku mau kok” hehehehe disini saya merasa senang atas balasan tersebut dan selang beberapa hari 2 atau 3 hari berlalu saya sama dia memutuskan untuk ketemuan dan dia setuju kalo mau ketemuan waktu itu, dan berhubung saya enggak terlalu paham sama keadaan kampungnya yang padat banget sedangkan saya jarang keluar rumah karena mau buat apa keluar rumah kalo cuman main main game dan cari kesenengan oleh sebab itu saya gk tau dah keadaan sekitar padahal jarak rumahnya sama rumahku itu sekitar 50 kilometer aja. jadi nihhhh saya muter muter nyari rumahnya dia sampe nyasar TPU di kampungnya dan hasilnya saya gk dapat apa apa, dan saya putuskan buat dia datang ke tempat halte bus di sekolahnya
Sebenernya sih saya gk mau tapi mau di apa lagi karena saya gk tau rumahnya jadi ya mau di apa, nahhh di saat nungguin dia lama banget saya cuss muter muter lagi dan pass dia sudah sampe di halte bus saya enggak ada disitu, langsung dehh saya buru buru kesana setelah dapat kabar dari dia, dan yahhh dia cantik, dia berkendara menggunakan sepeda Pasific dengan mengenakan celana jeans, baju warna putih berlengan hitam dan dia senyum ke saya karena baru pertama kali ketemuan,
disitu kami ketemuan hanya beberapa menit dan pulang kerumah masing masing karena waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang

1 hingga 5 bulan semua berjalan lancar tanpa ada hambatan sama sekali karena kami berdua berkomitmen ada masalah selesaikan sama sama 😀
hingga pada masa dimana 10 bulan kami menjalin hubungan masih belum ada hambatan sama sekali
satu setengah tahun berlalu hubungan mulai menunjukkan rasa pudar karena waktu itu saya merasa ada orang yang sengaja untuk merusak hubungan kita berdua
dulu sih selama satu tahun lebih lamanya saya enggak bisa kerumahnya karena orang tuanya pasti enggak setuju dengan kehadiranku
jadi kalo mau selesaikan masalah ya diluar kalo enggak di tempat pertama ketemu ya di tugu tugu hehehe
setelah itu beberapa bulan berlalu dan sudah waktunya saya untuk mengadakan kelulusan sekolah untuk sekolah lebih tinggi lagi menggapai cita cita yang saya inginkan, tetapi dia sih maunya saya enggak usah sekolah jauh jauh karena mungkin dia takut kalo saya dekat sama perempuan lain disana.

3 hari berlalu selepas saya mendaftarkan diri di sekolah kejuruan tersebut saya mencari kabar tentang pendaftarannya di sekolah menengah atas yang ia tempati menimba ilmu saat ini, tetapi saya tidak mendapatkan sedikitpun kabar darinya, tapi sih saya berfikiran positif karena mungkin dia lagi sibuk dengan pendaftarannya tersebut.
nahhh selesai beberapa minggu kemudian saya bertemu dengannya di pertengahan desa, dan saya sempat menanyakan ke dia “kok waktu itu saya kabarin kamu tapi kamu kok gk ada kabar sihhh?…..” dan dia hanya menjawab “saya sibuk dengan pendaftaran sekolah”
Oke disini saya maklumi
Tetapi selang beberapa hari saya mulai curiga dengan dia karena dia semakin hari semakin berubah semenjak dia mendaftarkan dirinya di sekolahnya tersebut.
lalu pada suatu malam saya tertidur, dan ada orang yang bertanya ke saya didalam mimpi tersebut “apa ini kekasihmu” sambil menunjukkan fotonya kepada saya, dan saya menjawab “ya itu kekasihku, ada apa memangnya?…” lalu orang tersebut menjawab “cari kebenaran yang ada di dalam dirinya dan temukan sisi negatif dalam dirinya” setelah itu saya pun terbangun, ntah itu nyata atau tidak tetapi saya memang mencari kebenaran setelah kejadian tadi malam. dan saya mencari cari info kesana kemari dan tidak menghasilkan apapun, dan tiba pada saatnya saya ingin mencoba untuk melupakannya, sesosok perempuan cantik berbaju merah dan berambut panjang dan dia menyebutkan namanya WAYAN, ntah itu hanya ilusi belaka ataupun memang benar, saya sih enggak peduli dengan dia saat itu tetapi dia menunjukkan foto untuk yang kedua kalinya dan saya langsung sadar, saya langsung mengambil smartphone milik saya dan membuka situs facebook lalu membuat akun facebook baru untuk mencari kebenaran dan saya mencari kesana kemari untuk mencari kebenarannya dan benar saja saya mendapatkan sebuah akun dengan foto dan nama yang sama yang diberikan oleh Wayan.
Dan paginya saya langsung bersiap untuk bertemu dia lagi, untuk melurusakan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah saya bertemu dengan dia saya langsung bertanya ke dia “ini akunnya siapa kok akunku yang satu di blokir” lalu dia menjawab “itu akunku untuk bisnis”
dan langsung spontan saya menyuruhnya membuka akun tersebut dan saya mengambil hpnya dan saya melihat dia sedang curhat menggunakan kata sayang dengan cowonya yang bernama Akamai. Dan sontak saya langsung sakit hati dengan perbuatannya tersebut. dan saya langsung memutuskan untuk langsung pulang tanpa sepatah kata pun.
dan mulai disini saya lost kontak untuk yang pertama kalinya, Selama masa lost kontak tersebut saya sering curhat bersama teman saya, Nurul (nama samaran ) namanya, dan setelah beberapa hari saya pun memutuskan untuk saling berhubung kembali dengan Susan, dan setelah hubungan saya membaik kembali kami berdua memutuskan untuk bertukar akun satu sama lain, dan saat dia membuka akunku, dia menemukan sebuah percakapan saya dengan si Nurul
langsung dia marah banget, padahal isinya cuma curhat curhat aja. dia ngomel ngomel dan suruh saya untuk sama Nurul saja, dan akhirnya sayapun ikut marah karena saya gk mau saya disalahin padahal saya itu enggak salah, dan langsung hubungan kita diujung tanduk.
dan sampai sini kami berdua break kembali karena kalau diterusin ya bakalan jadi musuh nantinya
dan beberapa minggu pun berlalu saya mulai bertanya tanya kembali untuk melihat keadaannya karena lama enggak bertemu.
dan saya iseng iseng dehhh kepoin akunnya dengan membajak akuunnya dan walla saya mendapatkan nya
saya lihat list pesan yang ada di dalam facebooknya. dan saya dikejutkan kembali dengan chat dia dengan lelaki bernama Akmal
dan sontak saya langsung menelfonnya sekitar beberapa menit saya langsung kembali ke kampung saya karena berubung waktu itu saya pergi ke desa orang yang letaknya cukup jauh dari kampung saya yang memakan waktu kurang lebih 1 setengah jam

dan setelah sampainya dikampung saya langsung pergi kembali kekampungnya dia tadi dengan maksud untuk menyelesaikan semuanya.
saya sudah diperingatkan jangan kerumahnya tetapi saya sih kekeh dengan omongannya, dan untuk yang kedua kalinya saya tersesat kembali di kampungnya dan saya langsung memikirkan satu hal,”cuman dia yang bisa bantu saya buat temuin rumahnya” dan saya langsung kerumah teman saya yang bernama mei mei ( nama samaran ).

saya bertanya kepada orang tua Mei Mei” permisi tante, Mei Meinya ada ” dan orang tuanya langsung menjawab ” owh iya ada cuman dia lagi tidur,tunggu dulu saya bangunkan ” dan selepas bangun saya meminta tolong kepada dia untuk menuju kerumahnya Susan.
Mei Mei hanya mengantarkan saya saya kedepan rumahnya dan Susanpun datang dan Mei Mei pun pamit untuk pulang karena dia tau kalo saya ingin meminta putus hubungan dengannya.
Satu hari berlalu dan tanpa disadari dia kerumah saya untuk meminta mohon kepada saya untuk enggak meminta putus ke saya, dan saya langsung menolak mentah mentah permintaannya tersebut, karena saya tidak mau kesalahan yang pertama kali terulang kembali.

Didalam cerita di atas itu mengajarkan saya untuk tidak percaya sebelum mendapatkan bukti yang kuat
karena sebuah kebohongan tidak bisa ditutupi dengan kebohongan
Dan untuk mencapai sesuatu yang dibutuhkan usaha agar mendapatkan hasil yang maksimal
walaupun suatu rintangan yang sulit sekalipun, harus di lewati dengan penuh suka cita 😀

didalam cerita tersebut enggak saya cantumkan semua sihh, karena perlu waktu lebih lama lagi untuk menceritakan lebih dalam karena hubungan hampir 2 tahun tersebut kami berdua kebanyakan menghabiskan dengan kesibukan masing masing.
bukannya gk sayang atau gimana, Tapi saya berfikir biarlah dia bebas sebagaimana mestinya

mungkin cukup sampai disini dulu yaaaa cerita tentang saya, mungkin ntar saya bakalan share lagi motivasi motivasi lain yang lebih menarik
bukan bersifat motifasi sihhh masih termasuk di dalam sebuah curhatan semata hehehe
ntar kalo sobat ingin mengkoreksi sobat bisa dehhh kontak saya DISINI 😀

Terima kasih sobat sudah mampir salam hangat dari mimin :*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*